3 Hal-hal Harus Diperhatikan Dalam Menjalankan Program Hamil – Merencanakan program hamil, saat ini banyak dilakukan terutama oleh pasangan suami istri yang menginginkan kehadiran seorang anak di tengah keluarga mereka. Apalagi bila usia perkawinan sudah cukup lama dan belum diberikan momongan, maka merencanakan program hamil merupakan salah satu cara tepat untuk dilakukan.

Baca Juga: Manfaat Berhubungan Saat Hamil Bagi Kesehatan

Sebelum program itu dilaksanakan, ada baiknya pasangan suami istri untuk terlebih dahulu mengetahui apa sebenarnya pengertian dari program hamil tersebut. Selain itu, pasangan suami juga sebaiknya juga  mengetahui apa saja yang harus dilakukan atau dipersiapkan dalam merencanakan program tersebut  dan hal-hal apa saja yang harus dihindari atau tidak boleh dilakukan selama melaksanakan program tersebut. Tentu saja dengan harapan, program yang dijalankan bisa berhasil.

1. Pengertian Program Hamil

3 Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalankan Program Hamil

Program hamil adalah usaha yang dilakukan oleh pasangan suami istri untuk bisa segera  mendapatkan keturunan atau anak. Program ini biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang sudah lama menikah tetapi belum memiliki anak. Ada juga pasangan suami istri yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu. Semua itu bisa diwujudkan dengan merencanakan sebuah program agar bisa segera mendapatkan keturunan yang diinginkan.

Program kehamilan ini biasanya dilakukan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pihak medis. Dalam hal ini keterlibatan pihak medis memang sangat diperlukan karena program untuk memiliki anak ini memang berhubungan dengan organ tubuh dan juga perhitungan dan pertimbangan terhadap beberapa hal  yang berkaitan dengan dunia kesehatan.

2. Memilih Cara Program Hamil yang Tepat

Memutuskan untuk melakukan program hamil, memang harus direncanakan secara matang dan tepat.  Hal ini tentunya untuk menghindari kesalahan yang akhirnya membuat program yang dijalankan tidak mencapai hasil seperti yang diharapkan. Dalam memilih cara program hamil yang tepat ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pasangan suami istri. Apa saja yang harus dipersiapkan, berikut ini ulasannya.

  • Menghentikan program KB dan alat kontrasepsi lainnya

Untuk menjalankan program kehamilan, yang pertama harus dilakukan oleh pasangan suami istri adalah menghentikan program KB dan juga penggunaan berbagai alat kontrasepsi lainnya. Hal ini penting dilakukan, karena untuk melakukan program atau rencana hamil, tentunya pasangan suami istri tidak boleh menggunakan KB atau alat kontrasepsi, karena itu artinya akan menggagalkan program yang akan dilakukan. 

  • Memperhitungkan masa subur

Untuk melakukan rencana kehamilan, pasangan suami istri harus mengerti kapan masa subur dari pasangan suami istri tersebut. Mengetahui masa subur diperlukan, karena pada masa subur ini akan terjadi ovulasi. Pada masa subur ini apabila pasangan suami istri melakukan hubungan intim akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Masa subur bisa dihitung kira-kira 14 hari dari sebelum menstruasi dimulai. 

  • Meningkatkan frekuensi hubungan suami istri

Untuk meningkatkan kemungkinan berhasilnya program hamil yang dilakukan, maka sebaiknya suami istri lebih meningkatkan frekuensi hubungan suami istri. Terlebih pada masa subur, sebaiknya hubungan intim ini terus dilakukan, agar kehamilan yang diharapkan bisa segera terjadi. Hubungan intim yang intens selama menjalankan program kehamilan ini harus dilakukan, agar kehamilan bisa segera terjadi.

  • Menerapkan pola hidup sehat

3 Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalankan Program Hamil

Satu hal yang tidak kalah penting dalam menerapkan program kehamilan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat di sini memiliki arti yang cukup luas. Yang dimaksud pola hidup sehat di sini misalnya adalah menjaga berat badan agar tetap stabil, rajin berolahraga, mengatur gaya hidup yang sehat seperti tidak sering begadang, tidak merokok, dan juga menghindari minuman beralkohol.

  • Mengkonsumsi makanan sehat

Makanan yang sehat akan mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang.  Pasangan suami istri yang menjalankan program kehamilan, sebaiknya juga menjaga pola makan. Makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang sehat, banyak mengandung protein , vitamin dan mineral yang bisa meningkatkan kesuburan. Hindari mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan kaleng yang mengandung bahan pengawet karena tidak baik untuk kesehatan dan juga kesuburan.

  • Berkonsultasi dengan dokter

Merencanakan program kehamilan, sebaiknya terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dokter.  Dengan konsultasi dengan dokter, pasangan suami istri  akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang apa yang harus dilakukan dalam menjalankan program tersebut dan juga apa yang harus dihindari. Berkonsultasi dengan dokter juga bisa untuk mengetahui masa subur agar bisa segera mendapatkan kehamilan yang diinginkan.  

3. Hal-Hal yang Perlu Dihindari dalam Melakukan Program Hamil

3 Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalankan Program Hamil

Merencanakan program hamil, pasangan suami istri juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang harus dihindari agar program yang dijalankan bisa memberikan hasil yang memuaskan. Dengan mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam menjalankan program kehamilan, pasangan suami istri akan terhindar dari kesalahan kecil yang bisa menggagalkan program tersebut. 

a. Pola hidup tidak sehat

Pola hidup atau gaya hidup memiliki pengaruh besar bagi pasangan yang ingin melakukan program kehamilan. Apabila sudah memutuskan untuk merencanakan memiliki anak, maka sebaiknya gaya hidup yang tidak sehat segera ditinggalkan. Karena hal tersebut bisa menggagalkan rencana yang sedang dijalankan. Apa saja gaya hidup tidak sehat yang bisa menggagalkan program kehamilan yang sedang dijalankan ?

  • Kebiasaan merokok. Rokok mengandung nikotin yang tidak baik untuk kesehatan paru-paru. Akan tetapi nikotin juga bisa menurunkan kesuburan seseorang, sehingga sulit untuk bisa memiliki keturunan.
  • Minum minuman beralkohol. Minuman beralkohol juga bisa mengurangi kemungkinan kehamilan yang diinginkan. selain itu, mengkonsumsi minuman beralkohol  bisa beresiko bayi mengalami cacat bawaan  atau cacat lahir.
  • Mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Obat-obatan terlarang juga bisa memberikan resiko besar bagi pasangan yang menjalankan program kehamilan. Selain merusak syarat, obat-obatan terlarang bisa menyebabkan bayi mengalami keguguran.
  • Minuman berkafein. Minuman berkafein seperti kopi sebaiknya dihindari bila pasangan suami istri menginginkan memiliki keturunan. Dan selama menjalankan program kehamilan ini, sebaiknya pasangan suami istri menghindari minuman berkafein.
  • Makan makanan junk food, fast food, makanan kaleng. Makanan cepat saji berpotensi masih meninggalkan bakteri yang belum mati karena proses memasak yang tidak sempurna. Sedangkan makanan kaleng mengandung bahan pengawet yang tidak baik untuk kesehatan. 

Baca Juga: Mengapa Asuransi Kesehatan Anak Penting Untuk Digunakan?

b. Tidak berkonsultasi dengan dokter

Sejak memutuskan untuk  menjalankan program kehamilan, sebaiknya pasangan suami istri rajin untuk berkonsultasi dengan dokter.  Apalagi bila program kehamilan sering mengalami kegagalan. Konsultasi dengan dokter bisa bermanfaat untuk mengetahui kesehatan masing-masing. Jadi, sebaiknya saat berkonsultasi ke dokter, bukan hanya pihak istri saja, tetapi suami juga harus diperiksa kesehatannya. Apabila ada masalah, bisa segera ditemukan jalan keluarnya. 

Program hamil memang bisa membantu pasangan suami istri yang ingin segera mendapatkan keturunan. Akan tetapi keberhasilan dari program tersebut juga tergantung dari pasangan itu sendiri dalam menjalankannya.  Apabila pasangan suami istri disiplin dalam menjalankan program yang sudah direncanakan, niscaya kehamilan yang diharapkan bisa segera didapatkan. Selalu berdoa dan berusaha untuk mendapatkan buah hati. Jangan menyerah dan tekad yang kuat merupakan salah satu kunci juga. Karena terkadang program untuk hamil juga terkadang tidak bisa berproses dengan cepat, karena ada juga yang melakukan program dengan membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun.