Penyakit stroke yang datangnya tiba-tiba bisa menyebabkan penderitanya mengalami kelumpuhan atau fungsi tubuh yang mengalami kemunduran. Untuk mengembalikan fungsi tubuh tersebut hingga pulih dan mandiri seperti sedia kala, dibutuhkan obat dan juga alat terapi stroke. Diharapkan tidak hanya pulih, tapi juga kualitas hidup menjadi meningkat.

Baca Juga: Inilah Tips Awet Muda yang Bisa Anda Lakukan

Namun, terapi yang diberikan pada penderita stroke tidak hanya menggunakan alat saja. Terapi tersebut ada yang berupa fisik atau terapi melalui pola makan. Pemberian terapi ini bergantung pada kondisi penderita. Jika hanya stroke ringan saja, maka tidak dibutuhkan terapi yang berat.

Macam-Macam Terapi  Bagi Penderita Stroke

Di tengah majunya dunia kesehatan saat ini, perkembangan alat terapi stroke juga ikut berkembang pesat. Alat terapi yang digunakan semakin beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan penderita. Berikut adalah macam-macam alat terapi khusus untuk penderita stroke yang harus diketahui:

1. Terapi Medis

Terapi Medis - Alat Terapi Stroke

Penderita stroke tidak bisa dirawat sendiri di rumah tanpa adanya penanganan dan pengawasan dari pihak medis. Hal ini dikarenakan stroke lebih banyak menyerang bagian saraf yang membahayakan kehidupan penderita. Untuk meringankan gejala dan akibat stroke, pihak medis pun memberikan terapi medis sebagai berikut;

  • Terapi Fisik

Gejala stroke yang sering nampak adalah penderita mengalami otot lemah pada tubuhnya. Akibatnya tubuh dan sendi susah bergerak, efek yang ditimbulkan adalah koordinasi dan gerakan tubuh jadi berkurang sekaligus susah melakukan aktivitas berjalan dan berdiri layaknya orang normal biasa.

Untuk membantu penderita stroke kembali mendapatkan kesehatan tubuhnya, alat terapi stroke bisa digunakan. Namun, terapi yang digunakan lebih banyak ke terapi fisik. Manfaat terapi ini dapat membantu memperkuat otot tubuh dan melatih penderita stroke agar dapat kembali beraktivitas.

Terapi ini dilakukan oleh seorang fisioterapis yang terlebih dahulu melihat kondisi penderita. Jika gejala stroke yang dialami tidak terlalu parah, maka terapi yang diberikan cukup yang mudah. Akan tetapi jika berat, maka bisa dibantu alat untuk mendukung pemulihan.

  • Terapi Bahasa dan Bicara

Jika diperhatikan, efek yang paling sering terjadi akibat stroke adalah menurunnya atau hilangnya kemampuan bicara. Gangguan ini meliputi menurunnya kemampuan bicara secara keseluruhan, tidak mampu bicara secara lengkap dan tidak bisa memakai kata yang tepat.

Menurunnya kemampuan bicara ini disebabkan oleh rusaknya otot yang mengontrol kemampuan bicara. Terapi yang dapat diberikan adalah terapi bicara yang akan melatih penderita berbicara dengan jelas. Jika gangguan terlalu parah, alat terapi stroke bisa meningkat yakni mencari cara berkomunikasi selain bicara.

  • Terapi Psikologi

Terapi psikologi atau psikoterapi adalah terapi yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi mental penderita akibat stroke yang dialami. Gangguan stroke yang dialami berpotensi membuat penderita merasa depresi dan emosi cenderung tidak stabil.

Hal ini karena kondisi penderita tidak lagi seperti sedia kala. Salah satu yang terlihat adalah penderita kerap menarik diri dari aktivitas sosial. Alat terapi stroke biasa tidak akan cukup membantu, oleh sebab itu dibutuhkan terapi pemulihan mental.

  • Terapi Okupasi

Terapi okupasi adalah rehabilitasi yang membantu seseorang untuk mendapatkan kembali terkait kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Mengembangkan dan membangun keterampilan. Penderita akan dilatih oleh terapis berbagai kemandirian.

Terapi okupasi ini bisa dilakukan bersamaan dengan terapi bahasa dan bicara. Tujuannya adalah untuk melatih kemampuan kognitif akibat serangan stroke. Kemampuan kognitif ini biasanya meliputi kemampuan berpikir, masalah ingatan dan penalaran.

2. Terapi Alternatif

Terapi Alternatif - Alat Terapi Stroke

Bukan hanya beberapa alat terapi stroke di atas yang dapat digunakan untuk memulihkan keadaan penderita stroke, beragam terapi di bawah ini bisa dijadikan alternatif untuk pasien pasca stroke. Namun, sebelum melakukan terapi ini ada baiknya konsultasi dahulu pada dokter:

  • Pijat

Terapi yang paling umum diberikan pada penderita stroke adalah pijat. Pijat mampu memberikan banyak manfaat diantaranya adalah memperbaiki suasana hati, mengurangi kecemasan, menurunkan tekanan darah serta membuat pikiran menjadi rileks. Pijat juga membantu masalah otot dan melancarkan peredaran darah.

  • Akupuntur

Alat terapi stroke ini menggunakan jarum khusus yang ditusukkan pada permukaan kulit. Terapi atau pengobatan ini telah populer di kawasan Asia sejak berabad-abad yang lalu. Manfaat terapi ini adalah untuk membantu mengurangi rasa sakit, masalah otot dan kelumpuhan.

  • Melalui Pengobatan Herba

Banyak yang percaya bahwa pengobatan dengan menggunakan tanaman herba mampu memperbaiki sirkulasi darah ke otak sekaligus meningkatkan fungsinya. Ada pula yang percaya bahwa pengobatan ini mampu menghindarkan dari serangan stroke selanjutnya. Akan tetapi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

  • Yoga

Alat terapi stroke tidak harus berupa alat yang dapat membantu pasca stroke, terapi berupa yoga pun dapat dilakukan. Manfaat terapi ini adalah mampu memperbaiki kualitas hidup penderita melalui olah nafas dan berbagai gerakan yoga lainnya. Fokus mental pun bisa dilatih di sini karena terapi ini minip risiko dan benturan.

  • Aromaterapi

Terapi lain adalah aromaterapi yang memanfaatkan aroma tertentu agar kondisi tubuh menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa sakit. Aroma yang sering digunakan adalah peppermint, lavender hingga rosemary.

Rangkaian terapi di atas apabila dilakukan secara konsisten, dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Namun, yang paling penting tidak hanya menjalani pengobatan dengan bantuan alat terapi stroke, dukungan dari keluarga dan orang terdekat secara emosional memegang peranan penting untuk keberhasilan terapi.

Ini Dia 4 Alat Terapi Stroke yang Dianggap Efektif Untuk Menyembuhkan

Stroke adalah salah satu penyakit mematikan yang ada di dunia selain jantung. Umumnya yang menderita penyakit ini adalah orang yang telah berumur, tapi kini pun anak muda banyak yang mengalami stroke. Hal ini tak lain karena pola hidup dan pola makan yang salah.

Untuk memudahkan proses terapi biasanya akan didampingi oleh terapis. Akan tetapi, sekarang tidak hanya terapis yang bisa membantu, muncul alat terapi stroke berupa robot. Alat ini digunakan untuk memaksimalkan penyembuhan dan rehabilitasi. Berikut adalah beberapa alat robotik yang direkomendasikan:

1. Robotik Lokomat

Robotik Lokomat - Alat Terapi Stroke

Fungsi alat terapi robot ini adalah untuk melatih keseimbangan jalan dan mengembalikan pola jalan seperti sedia kala. Robot ini dinilai paling tepat untuk penderita stroke yang sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya.

Struktur robot Lokomat memiliki alat penyangga yang mampu menopang kaki lumpuh. Digunakan setelah pengobatan medis, lama penggunaan alat bantu ini tergantung kondisi penderita. Jika lumpuhnya parah, maka akan memakan waktu lumayan lama.

2. Robotik Andago

Robotik Andago - Alat Terapi Stroke

Hadirnya robot ini merupakan lanjutan dari robot  Lokomat. Alat terapi stroke ini bisa digunakan apabila penderita telah mampu berdiri dan jalannya semakin lancar. Robot ini mampu mendampingi penderita melalui berbagai proses berjalan dengan keamanan yang luar biasa. 

3. Robotik Fourier

Robotik Fourier - Alat Terapi Stroke

Alat terapi berupa robot satu ini mampu mengobati lengan yang lumpuh total. Penderita yang tidak bisa menggerakkan tangannya, dengan bantuan robot ini, fleksibilitas anggota gerak akan berfungsi kembali.

Anggota gerak tersebut diantaranya adalah pergelangan tangan, lengan bawah hingga jari tengah. Bagi penderita stroke dengan lumpuh total, robot ini mampu membantu sehingga fungsi tangan akan dirasakan lagi walaupun tidak bisa pulih total seperti sedia kala.

4. Robotik Armeo

Robotik Armeo - Alat Terapi Stroke

Robotik Armeo yang merupakan bagian dari alat terapi stroke dilengkapi dengan permainan mengandalkan tangan. Adanya robot ini mampu membantu penderita stroke untuk mengembalikan fleksibilitas tangan juga koordinasi dengan otak.

Dalam dunia medis, penggunaan robot ini mampu membuktikan bahwa penderita stroke yang semakin cepat menggunakan terapi robotik ini, maka semakin cepat pula adanya neuroplastisitas yang terbentuk. Terdapat beberapa alasan mengapa robotik ini dinilai efektif dibandingkan terapi konvensional, diantaranya adalah:

a. Terapi Dilakukan Secara Otomatis

Alat terapi yang menggunakan robot memungkinkan adanya perekaman yang tepat dari setiap gerakan. Lebih unggul dibandingkan dengan terapi manual yang dilakukan terapis karena menginput data secara manual.

b. Lebih Konsisten

Keunggulan lain dari terapi robotik ini adalah robot yang digunakan mampu menghasilkan kekuatan dan gerakan yang konsisten secara penuh pada setiap sesi terapi yang dilakukan. Tentu hal ini akan mempercepat pemulihan pasca terkena stroke.

c. Manfaat Sebanding dengan Biaya

Terapi ini memang mahal, tapi manfaat yang dirasakan sesuai dengan harga yang diberikan. Penderita akan cepat pulih apabila terapi dilakukan secara teratur dan konsisten.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Ikan Salmon Terutama Pada Bayi dan Ibu Hamil

Alat terapi stroke yang bermacam-macam ini sekarang lebih banyak membantu, tidak hanya untuk para terapis. Namun, yang paling penting adalah untuk kesembuhan penderita sendiri dari serangan stroke.