Sebenarnya kadar kolesterol tidak sepenuhnya buruk bagi tubuh, sebab pada hakikatnya tubuh tetap membutuhkan zat tersebut. Namun yang menjadi masalah adalah kolesterol dengan kadar tinggi. Tentu saja hal ini membahayakan bagi tubuh. Oleh karena itulah, kita perlu mengetahui gejala kolesterol apa saja yang seharusnya kita waspadai. Selain itu, apa sebenarnya penyebab kolesterol tinggi? Serta bagaimana cara mencegah kadar kolesterol tinggi?

Baca Juga: 8 Obat Demam Anak yang Bisa Menyembuhkan dengan Cepat dan Efektif

Mengenal Kadar Kolesterol bagi Tubuh

Mengenal Kolesterol bagi Tubuh - Kadar Kolesterol

 

Gejala kolesterol dalam kadar yang sesuai sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Di antaranya dapat membuat tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak, membantu tubuh untuk membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Selain itu, zat ini juga dibutuhkan untuk proses produksi hormon, proses pencernaan dan membentuk vitamin D.

Namun berbeda halnya, jika kadar kolesterol terlalu tinggi, maka hal tersebut justru dapat membahayakan tubuh karena akan menyebabkan berbagai penyakit berbahaya seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit arteri perifer (PAD).

Gejala kolesterol tinggi disebabkan oleh kolesterol jahat yang melebihi kebutuhan. Dalam tubuh manusia terdapat kolesterol jahat (lipoprotein dengan kepadatan rendah/LDL) dan kolesterol baik (lipoprotein dengan kepadatan tinggi/HDL). 

Kolesterol jahat berfungsi mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. Namun berbeda halnya jika jumlahnya melebihi kebutuhan, maka bisa mengendap di dinding-dinding arteri yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Sedangkan, tugas kolesterol baik atau HDL berkebalikan dari LDL, yakni bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati.

Penyebab Kolesterol Tinggi

 

Kolesterol Tinggi - Kadar Kolesterol

Kolesterol tinggi adalah kondisi kadar kolesterol yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan penyakit serius. Misalnya penyakit serangan jantung dan stroke yang banyak dialami oleh pengidap kolesterol tinggi. Pada tahun 2011, WHO melaporkan bahwa sekitar 35 persen penduduk Indonesia diperkirakan memiliki kadar kolesterol tinggi. Berdasarkan hal ini menunjukkan bahwa sepertiga penduduk Indonesia berisiko mengalami penyakit arteri. (halodoc.com)

Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Gejala Kolesterol Tinggi

Risiko Gejala Kolesterol - Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi tentu tidak terjadi begitu saja. Tentu ada sesuatu yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi. Berikut ini beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi:

  • Mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi

Kadar kolesterol tinggi dapat disebabkan dari makanan yang kita konsumsi. Di antaranya seperti berikut ini: makanan cepat saji (seperti pizza, hamburger, dll), es krim, steak, telur, seafood, jeroan dan kulit ayam, daging bebek, keju dan susu.

Dalam satu porsi hamburger dan pizza mengandung 85-180 mg kolesterol. Sedangkan, dalam sepotong daging sapi tanpa lemak, mengandung sekitar 300 mg kolesterol. Untuk makanan laut atau seafood dalam setiap 100 gr lobster mengandung sekitar 70 mg kolesterol.

Untuk menghindari makanan-makanan yang mengandung kolesterol tinggi, kita bisa menggantinya dengan makanan lain misalnya seperti mengganti daging sapi dengan daging domba yang kandungan kolesterolnya lebih rendah, yaitu sekitar 100-150 mg. Mengurangi konsumsi telur menjadi 4-6 telur per minggu. 

  • Obesitas

Obesitas adalah kondisi berat badan yang sangat gemuk dan mengandung banyak lemak di tubuhnya. Angka Indeks Massa Tubuh (IMT) ≥ 30 dapat meningkatkan risiko terjadinya kolesterol tinggi.

Dikutip dari halodoc.com, menurut Journal of the American Heart Association, mengidap obesitas dapat beresiko kadar kolesterol tinggi. 

  • Kurang aktivitas fisik/olahraga

Olahraga sangat bermanfaat bagi tubuh. Dalam hal ini, melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan kolesterol baik atau HDL dalam tubuh. Sehingga ketika seseorang kurang berolahraga maka memiliki kemungkinan untuk mengalami kolesterol tinggi. Terlebih lagi, jika memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

  • Merokok

Merokok adalah sebuah kebiasaan yang tidak sehat dan meningkatkan risiko penyakit yang serius. Bukan hanya kolesterol tinggi, namun juga penyakit lainnya seperti jantung, hipertensi, dan lain sebagainya.

Kebiasaan merokok ini dapat merusak dinding pembuluh darah, sehingga mempermudah penumpukan deposit lemak yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengidap kolesterol tinggi.

  • Mengonsumsi Alkohol

Selain merokok, mengkonsumsi alkohol juga merupakan kebiasaan buruk yang membahayakan tubuh. Oleh karena itulah, pecandu alkohol seringkali memiliki berat badan berlebih dan tekanan darah yang naik.

  • Stres

Mungkin tidak sedikit orang meremehkan stres. Kenyataannya stres tidak hanya berdampak pada kinerja seseorang, namun juga pada kesehatannya. Stres yang berlangsung lama akan merusak keseimbangan fungsi tubuh.

Kolesterol darah dan tekanan darah yang dialami orang stres cenderung lebih tinggi dibandingkan ketika stresnya sudah terkendali dengan baik.

  • Diabetes

Diabetes adalah sebuah penyakit di mana penumpukan glukosa di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik. Glukosa darah dengan kadar tinggi ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik.

  • Faktor keturunan

Tidak bisa dipungkiri, bahwa faktor keturunan merupakan salah satu faktor yang paling memungkinkan seseorang untuk mengidap kolesterol tinggi. Hal ini karena adanya defek genetik pada kromosom 19.

Gejala Kolesterol Tinggi

Gejala Kolesterol - Kadar Kolesterol

Sebenarnya gejala kolesterol tidak ada yang spesifik Bahkan seseorang yang sebelumnya tidak mengalami gejala aneh sekalipun, dapat berkemungkinan mengidap kolesterol tinggi. Namun, berdasarkan hal yang dialami oleh beberapa orang pengidap kolesterol tinggi adalah sebagai berikut:

1. Mudah Lelah dan Letih 

Dalam beberapa kondisi, biasanya gejala kolesterol tinggi adalah mudah lelah. Hal ini terjadi karena efek dari munculnya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.

2. Sering Nyeri Kaki dan Dada Terasa Nyeri 

Selain mudah merasa lelah atau letih, jika penumpukan plak ini juga terjadi pada pembuluh darah di kaki, maka area kaki juga akan terasa berat, nyeri, bahkan perih seperti terbakar. Penumpukan plak juga bisa terjadi di pembuluh darah jantung. 

Jika hal ini terjadi, penderita akan merasakan dada nyeri karena aliran darah menuju jantung terhambat oleh penumpukan plak tersebut. Penyumbatan yang terjadi akan sesuai dengan seberapa menyakitkannya nyeri yang dialami. Jika sumbatannya total, hal ini dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung pada si penderita.

3. Terjadi Xanthelasma

Seseorang yang mengidap kolesterol tinggi akan mengalami xanthelasma. Yaitu kondisi dimana tubuh mengalami bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata.

4. Tengkuk Terasa Pegal

Tengkuk Terasa Pegal - Kadar Kolesterol

Gejala kolesterol lainnya yang biasa dialami oleh pengidap kolesterol tinggi adalah tengkuk leher yang terasa pegal. Hal ini disebabkan karena penumpukan plak di pembuluh darah area leher.  Penumpukan plak di tengkuk leher dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher menuju otak. Oleh sebab itulah, tengkuk leher akan terasa pegal jika hal ini terjadi.

5. Muncul Gumpalan Urat dan Terjadi Pembengkakan (xanthomata)

Hal ini biasa terjadi pada seseorang yang mengidap kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik. Penumpukan kolesterol terlihat di kulit seperti gumpalan urat deka buku jari. Xanthoma adalah penumpukan kolesterol yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama kulit dan urat. Biasanya merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan kekuningan di kulit.

Diagnosis Kolesterol

Diagnosis Kolesterol - Kadar Kolesterol

Oleh karena penyakit kolesterol tinggi tidak memiliki gejala yang spesifik, maka diperlukan pemeriksaan untuk memastikannya. Yakni dilakukan pemeriksaan darah dan fisik dari gejala yang dialami oleh pengidap. Selain itu, pemeriksaan riwayat keluarga juga akan dilakukan guna memastikan apakah ada kondisi medis lainnya yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi dalam darah.

Mencegah Kolesterol Tinggi

Mencegah Kolesterol - Kadar Kolesterol

 

Penyakit kolesterol sangat membahayakan bagi tubuh. Maka, sudah seharusnya kita mencegahnya dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

1. Berolahraga secara teratur

Melakukan olahraga secara teratur dapat meningkat kolesterol baik atau HDL. Misalnya berolahraga selama 30 menit,  5 hari dalam seminggu sudah cukup efektif untuk menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

2. Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh

Jika belum bisa untuk menghindari atau benar-benar tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, coba untuk mengurangi porsi mengkonsumsinya atau menggantinya dengan makanan yang sejenis namun dengan kadar kolesterol yang lebih rendah.

3. Menghindari kebiasaan buruk (merokok dan minum alkohol)

Kebiasaan merokok dan minum alkohol dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Maka sebaiknya hindari kebiasaan buruk tersebut agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Itulah mengenai gejala kolesterol tinggi yang biasa terjadi pada pengidapnya. Namun, sebaiknya jangan terlalu cepat untuk menyimpulkan ketika mengalami gejala-gejala tersebut. Sebaiknya lakukan pemeriksaan agar dapat memastikannya.