Jantung merupakan satu organ tubuh yang memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia. Organ satu ini berfungsi untuk memompa darah yang mengandung oksigen maupun nutrisi kemudian menyebarkannya ke seluruh tubuh. Maka dari itu, penting untuk menjaga kesehatan jantung, dan detak jantung normal merupakan salah satu indikator kesehatan yang bisa digunakan untuk memantau tingkat kebugaran tubuh. 

Baca Juga: Berbagai Bahaya Tisu Magic Dalam Hubungan Seksual yang Harus Diketahui

Detak jantung manusia bisa dideteksi atau dipantau di nadi pergelangan tangan, punggung telapak kaki, leher bagian samping, dan siku bagian dalam. Untuk mengetahui detak jantung dalam kondisi normal atau tidak biasanya akan dihitung setiap satu menit. Dibawah ini akan disampaikan mengenai ciri-ciri detak jantung normal beserta cara menghitungnya.

Ciri-Ciri Detak Jantung Normal 

Gambar 1

Bagi Anda yang belum tahu ciri-ciri detak jantung normal seperti apa, sebaiknya simak penjelasannya dibawah ini.

1. Kecepatan Detak Jantung

Kecepatan Detak Jantung - Detak Jantung Normal

Kecepatan detak jantung orang dewasa dikatakan normal apabila denyutnya berkisar 60 hingga 100 kali per menit. Angka tersebut didapatkan ketika Anda sedang beristirahat. Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi laju detak jantung, seperti kebugaran, aktivitas, suhu udara, penggunaan obat-obat tertentu, posisi tubuh, emosi dan juga ukuran tubuh.

Seseorang yang sering melakukan aktivitas fisik yang berat seperti atlet biasanya akan cenderung memiliki detak jantung normal dibawah rata-rata. Angka normalnya biasanya sekitar 40 kali per menit saat sedang istirahat. Detak jantung normal ketika melakukan olahraga pastinya juga berbeda, pada orang dewasa berusia 20-35 tahun memiliki denyut jantung sekitar 95 hingga 170 per menit. Pada usia 35-50 tahun denyutnya berkisar 85 hingga 155 kali per menit. 

Sedangkan seseorang berusia diatas 60 tahun denyut jantungnya berkisar 80 hingga 130 kali per menit. Detak jantung normal ketika melakukan olahraga akan meningkat dikarenakan tubuh memerlukan asupan oksigen tambahan sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat untuk mencukupinya.

2. Keteraturan Detak Jantung

Keteraturan Detak Jantung - Detak Jantung Normal

Perlu diketahui bahwasanya keteraturan detak jantung akan diatur oleh sistem listrik jantung. Irama detak jantung normal yang menandakan bahwa sistem listrik jantung berfungsi dengan baik. Detak jantung yang normal akan terdengar seirama, monoton atau seragam, sama setiap ketukannya tidak ada suara maupun detak jantung tambahan. sedangkan detak jantung yang abnormal  iramanya tidak beraturan dan terkadang terdengar suara detak jantung tambahan ataupun bising di luar suara  detak jantung utama, 

Seiring bertambahnya usia, pola keteraturan detak jantung bisa berubah. Perubahan ini menandakan adanya suatu kondisi medis pada jantung maupun kondisi medis lainnya yang perlu untuk segera ditangani. 

Cara Menghitung Detak Jantung

Menghitung Detak Jantung - Detak Jantung Normal

Perlu diketahui bahwasanya cara yang digunakan untuk menghitung detak jantung sangatlah mudah. Anda hanya membutuhkan stopwatch ataupun kemampuan berhitung. Supaya hasilnya akurat disarankan untuk memilih waktu yang tepat untuk menghitungnya. Waktu yang tepat untuk menghitungnya yaitu ketika bangun pagi. Berikut cara untuk menghitungnya.

  • Pertama, tempelkan ujung telunjuk dan juga jari tengah tangan kanan di bagian sisi telapak pergelangan tangan kiri atau sebaliknya, tepat di bawah pangkal jempol
  • Atau bisa juga dengan menempatkan ujung telunjuk dan juga jari ketiga di leher bagian bawah di salah satu tenggorokan. Dalam menghitung detak jantung tidak disarankan untuk menggunakan ibu jari karena ibu jari memiliki denyut yang ringan sehingga bisa membingungkan Anda ketika menghitungnya
  • Setelah itu, tekan dengan lembut jari sampai bisa merasakan denyut nadi di bawah jari. 
  • Lanjutkan dengan menghitung denyut nadi dalam waktu 15 detik. Setelah itu kalikan hasilnya dengan 4. Tujuannya untuk mendapatkan angka denyut nadi istirahat per menit. Anda bisa menghitung denyut nadi tiga kali. Setelah itu, bisa mengambil rata-rata ketiganya supaya benar-benar yakin. 

7 Hal yang Mempengaruhi Detak Jantung Normal

1. Aktivitas Fisik 

Aktivitas Fisik - Detak Jantung Normal

Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi detak jantung, salah satunya aktivitas fisik yang dilakukan. Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga akan membuat denyut jantung menjadi meningkat. Ini disebabkan oleh tubuh yang membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat lalu disebarkan ke seluruh tubuh. 

Detak jantung ketika melakukan aktivitas dengan intensitas ringan sekitar 50-70% dari detak jantung maksimum. Sedangkan saat melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi maka detak jantungnya sekitar 70-85% dari detak jantung maksimum.

2. Emosi

Emosi - Detak Jantung Normal

Emosi ternyata juga bisa mempengaruhi detak jantung Anda, terutama ketika sedang stres. Selain stres, emosi lain seperti marah, cemas, sedih dan bahagia bisa juga merubah total denyut jantung per menitnya. Maka dari itu, saat menghitung denyut jantung sebaiknya tidak dalam keadaan emosi.

3. Posisi Tubuh

Posisi Duduk - Detak Jantung Normal

Ketika Anda sedang duduk ataupun berdiri, denyut nadi Anda tidak akan berbeda. Akan tetapi, setela berdiri kurang lebih selama 15-20 detik pertama, denyut nadi akan mengalami sedikit kenaikan. Beberapa menit kemudian, denyut nadi akan kembali ke angka semula.

4. Suhu Udara

Suhu Udara - Detak Jantung Normal

Faktor lain yang bisa mempengaruhi detak jantung normal adalah suhu udara di sekitar Anda. Apabila Anda sedang berada di suhu ruangan tinggi, maka denyut jantung akan meningkat. Hal ini terjadi karena udara panas bisa memicu jantung untuk memompa darah lebih banyak. Biasanya denyut jantung akan kembali meningkat sekitar 5-10 detik tambahan per menit.

5. Penggunaan Obat-obat Tertentu

Konsumsi Obat - Detak Jantung Normal

Ternyata ada beberapa jenis obat yang bisa mempengaruhi denyut jantung. Contohnya seperti obat yang dikonsumsi untuk mengobati masalah tiroid, obat penyakit jantung, obat flu, obat beta blocker, obat asma dan juga obat penambah kalsium.

6. Memiliki Tubuh Gemuk

Tubuh Gemuk - Detak Jantung Normal

Perlu diketahui jika seseorang yang bertubuh gemuk biasanya akan memiliki denyut nadi istirahat lebih tinggi dari biasanya. Meski lebih tinggi bukan berarti jaraknya terlalu jauh. Denyut nadi istirahat orang yang bertubuh gemuk tidak lebih dari 100 detak per menit.

7. Masalah Kesehatan Tertentu

Irama Jantung - Detak Jantung Normal

Detak jantung normal ternyata juga bisa terganggu karena adanya masalah kesehatan tertentu. Masalah kesehatan tersebut seperti masalah pada jantung karena mengalami gangguan irama jantung (aritmia), kadar kolesterol tinggi dan diabetes. Menderita masalah kesehatan seperti ini bisa membuat detak jantung lebih lemah di bawah 60 BPM (bradikardia). Detak jantung juga bisa lebih cepat diatas 100 BPM (takikardi). 

Kondisi Detak Jantung Tidak Normal

Gambar 5

Detak jantung dikatakan tidak normal apabila dalam kondisi, seperti dibawah ini:

1. Detak Jantung Terlalu Cepat

Detak Jantung Cepat - Detak Jantung Normal

Pada umumnya detak jantung pada orang dewasa mencapai 100 kali per menit. Jika detak jantung orang dewasa lebih dari angka tersebut berarti bisa dikatakan detak jantung terlalu cepat. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ini, seperti usia. demam, aktivitas dan juga kondisi kesehatan lainnya. 

Apabila Anda sedang merasakan hal ini sebaiknya tidak perlu panik. Alasannya karena kondisi ini bisa kembali normal setelah istirahat. Namun, jika detak jantuk lebih dari 150 kali per menit atau lebih berarti masuk dalam kriteria gawat darurat.

2. Detak Jantung Terlalu Lambat

Detak Jantung Lambat - Detak Jantung Normal

Batas minimal detak jantung orang dewasa yaitu 60 kali per menit. Hal ini berarti detak jantung dibawah 60 kali per menit  bisa dikatakan detak jantung terlalu lambat. Akan tetapi, batas minimal ini jika dialami oleh atlet atau orang dengan aktivitas tinggi berarti tidak lambat atau normal-normal saja. Bahkan seorang atlet ada yang memiliki detak jantung 40 kali per menit. Namun, jika Anda bukan seorang atlet dan memiliki detak jantung dibawah 50 kali per menit berarti Anda sedang dalam kondisi gawat darurat.

3. Detak Jantung Tidak Teratur

Detak Jantung Tidak Teratur - Detak Jantung Normal

Detak jantung yang tidak beraturan mengakibatkan kerja jantung menjadi lebih berat dibandingkan dengan jantung normal. Saat kondisi seperti ini sedang dialami,pompa darah dari jantung menjadi tidak efektif lagi. Kondisi ini bisa membuat kinerja organ tubuh menjadi tidak optimal. 

Biasanya detak jantung yang tidak beraturan biasanya juga disertai dengan detak jantung terlalu cepat maupun lambat ataupun dalam rentang detak jantung normal. Jika Anda merasakan hal ini sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Obat Mata Bintitan Alami dan Herbal

Nah itulah ciri-ciri detak jantung normal dan cara menghitungnya. Diharapkan setelah mengetahui hal ini, Anda bisa lebih aware dengan kondisi jantung apabila dirasa detak jantung menjadi tidak normal. Dengan begitu, bisa segera berkonsultasi ke dokter agar diperoleh penanganan yang lebih baik, karena jantung merupakan organ vital dalam tubuh manusia sehingga harus dijaga dengan baik.