Menurut dokter terbaik di Jakarta, Makanan yang bergizi dan pola hidup yang sehat merupakan trik menjaga kesehatan mata. Sejak dini memang disarankan dokter terbaik di Jakarta untuk selalu memenuhi vitamin A yang dibutuhkan mata kita agar berfungsi makin optimal. Sayangnya, kesehatan mata juga harus didukung dengan bagaimana posisi tubuh saat membaca, berapa lama kita memandang layar gawai atau komputer serta menjaganya dari polusi udara ataupun angin.

Baca Juga: Mengapa Harus Punya Asuransi Kesehatan Keluarga Cashless?

Tak sedikit mereka yang masih usia anak-anak sudah menggunakan kacamata karena penglihatannya yang bermasalah. Umumnya adalah karena kondisi mata minus, plus ataupun silinder. Kacamata memang akan membantu mata untuk fokus ketika melihat. Tetapi tak ada salahnya untuk mencegah sedini mungkin agar mata tetap sehat. Jika Anda merupakan salah satu pekerja yang harus berhadapan dengan layar komputer atau gawai cukup lama, ikuti beberapa aturan dokter terbaik di Jakarta berikut ini agar mata tetap sehat.

Cara Menjaga Kesehatan Mata Menurut Dokter Terbaik di Jakarta dengan Kebiasaan Baik

1. Berhenti atau Hindari Kebiasaan Merokok

Berhenti atau Hindari Kebiasaan Merokok - dolter terbaik di Jakarta

Rokok memberi dampak buruk pada kesehatan bahkan hampir di setiap organ tubuh manusia. Sayangnya meski banyak yang mengetahui hal ini tetapi masih banyak juga yang tidak mampu berhenti dari kebiasaan merokok. Jika selama ini rokok dihubungkan dengan kesehatan organ vital seperti paru-paru, jantung dan lain sebagainya tahukah Anda bahwa merokok juga membahayakan kesehatan mata? Ada banyak kandungan zat yang bersifat racun dan ada di dalam produk tembakau ini.

Merokok akan membuat Anda menghadapi risiko terjadinya penyakit mata khususnya yang berkaitan dengan pembuluh darah dan juga retina. Agar tak terkena penyakit mata karena rokok, hentikan kebiasaan merokok. Cara menjaga kesehatan mata dengan berhenti merokok juga akan membuat tubuh lebih sehat.

2. Gunakan Kacamata Hitam Saat di Luar Ruangan

Gunakan Kacamata Hitam Saat di Luar Ruangan - dokter terbaik di Jakarta

Menggunakan kacamata hitam mungkin membuat penampilan lebih menarik. Namun, alasannya bukan hanya karena fashion atau trend saja. Trik menjaga kesehatan mata bisa juga dengan penggunaan kacamata hitam di luar ruangan. Trik ini bisa melindungi mata kita dari paparan sinar ultraviolet. Terutama jika Anda berada di luar ruangan dalam waktu lama dan cuaca sedang panas.

Paparan sinar UV dalam jangka panjang akan menyebabkan gangguan pada mata. misalnya saja seperti katarak, pterygium hingga penyakit degenerasi makula. Maka dari itu jika beraktivitas di luar ruangan atau di bawah sinar matahari sebaiknya gunakan kacamata hitam.

3. Jaga Kebersihan Lensa Kontak

Jaga Kebersihan Lensa Kontak - dokter terbaik di Jakarta

Apakah Anda termasuk pengguna lensa kontak? Pemilik mata minus, plus ataupun silinder bisa terbantu dengan adanya lensa kontak karena penglihatan tetap normal tanpa penggunaan kacamata. Kebersihan dan penggunaan lensa kontak harus benar-benar diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan mata.

Selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum Anda memakai ataupun lensa kontak. Pahami betul berapa lama waktu yang dianjurkan untuk menggunakan lensa kontak. Simpan di tempat yang tepat dan steril. Apabila ada efek samping seperti mata kemerahan atau rasa tidak nyaman, segera periksakan diri ke dokter mata.

4. Memperhatikan Riasan Mata

Memperhatikan Riasan Mata - dokter terbaik di Jakarta

Perempuan identik dengan riasan di wajahnya agar terlihat cantik. Area mata sebenarnya sangat sensitif saat terkena riasan sehingga dalam membersihkannya juga sebaiknya pelan-pelan. Riasan mata seperti eyeshadow, eyeliner atau penggunaan bulu mata memang akan mempercantik penampilan seseorang. Tetapi meminimalisir penggunaan riasan mata atau membersihkannya juga menjadi trik menjaga kesehatan mata yang cukup penting.

Riasan mata yang tidak dibersihkan dengan benar bisa memberi efek jangka panjang yang tidak sehat untuk mata. Sebab, riasan tersebut bisa menyumbat kelenjar yang ada di sekitar kelopak mata. Hal ini bisa berdampak pada risiko bintitan atau iritasi mata yang lebih tinggi.

5. Pola Makan Sehat

Pola Makan Sehat - dokter terbaik di Jakarta

Kesehatan seseorang sangat dipengaruhi dengan makanan yang dikonsumsinya. Apa yang dikonsumsi tentu tidak hanya sebagai pemenuhan gizi tetapi juga menjaga vitalitas organ tubuh seseorang termasuk mata. Ada beberapa makanan yang kandungan didalamnya bagus untuk meningkatkan ketajaman penglihatan kita.

Trik menjaga kesehatan mata menurut dokter terbaik di Jakarta bisa dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3, lutein, vitamin C, vitamin E dan zinc. Semua kandungan gizi tersebut bisa membantu Anda mempertahankan kesehatan mata dan melindunginya dari katarak ataupun degenerasi makula.

Aturan 20-20-20 dari Dokter Terbaik di Jakarta

Para pekerja yang menatap layar komputer atau gawai lebih lama harus memperhatikan aturan waktu agar mata bisa beristirahat. Segala bentuk perangkat elektronik yang langsung berhadapan dengan penglihatan kita harus dihindari jika waktunya sudah cukup lama. Apabila tidak diperhatikan khawatirnya akan membuat mata lelah.

Aturan waktu menurut dokter terbaik di Jakarta agar mata bisa beristirahat adalah 20-20-20. Setiap 20 menit, sebaiknya Anda mengalihkan pandangan sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter dalam rentang waktu 20 detik. Aturan ini diketahui bisa menghindarkan kita dari resiko mata lelah karena terlalu lama menatap layar gadget.

Jika Anda ingin lebih merawat dan menjaga kesehatan mata, konsultasikan dengan dokter terbaik di Jakarta dengan memberikan obat tetes mata yang bagus untuk pekerja yang berhubungan dengan komputer atau gawai. Vitamin yang disarankan juga akan membantu Anda terhindar dari penyakit mata lainnya.

Makanan Bergizi Menurut Dokter Terbaik di Jakarta

Cara Menjaga Kesehatan Mata dengan Pola Hidup Baik Menurut Dokter Terbaik di Jakarta

1. Kacang-kacangan

Makanan bergizi seperti kacang-kacangan bisa Anda konsumsi. Sama seperti ikan berlemak yang memiliki omega 3. Tidak hanya itu, jenis kacang-kacangan juga memiliki kandungan vitamin E tingkat tinggi yang bisa melindungi mata dari kerusakan karena usia. Misalnya saja seperti kacang brazil, kacang mete ataupun kacang kenari.

2. Buah Jeruk

Rasa asam dan manis dari buah jeruk tidak hanya menyegarkan tetapi juga bagus untuk kesehatan mata dengan mengkonsumsi buah jeruk tentu menyenangkan. Ada vitamin C yang merupakan antioksidan dan bisa melawan kerusakan mata karena usia. Rekomendasi ini diberikan oleh AOA atau American Optometric Association.

3. Ubi Jalar

Ubi jalar seperti wortel kaya akan beta karoten. Ubi jalar juga merupakan sumber antioksidan vitamin E yang bisa membantu Anda mempertahankan kesehatan mata. Makanan seperti ubi jalar juga bisa membuat tubuh lebih sehat.

4. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran yang berdaun hijau memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin yang cukup banyak. Sayuran hijau ini juga menjadi sumber vitamin C yang bagus untuk mata. misalnya saja seperti bayam, kubis, sawi atau kangkung bisa Anda olah sebagai sayuran pelengkap saat makan sehari-hari.

5. Telur

Konsumsi telur secukupnya agar kesehatan mata tetap terjaga. Sama seperti sayuran berdaun hijau yang sehat, telur juga merupakan sumber lutein dan zeaxanthin yang baik. Dua kandungan ini diketahui bisa mengurangi risiko kehilangan penglihatan karena usia. Ada pula kandungan zinc, vitamin C dan vitamin E yang bisa memperkuat daya penglihatan kita.

Baca Juga: Manfaat – Manfaat Pola Hidup Sehat yang Wajib Anda Ketahui

Selain makanan bergizi dan beberapa trik yang sudah disebutkan tadi, trik menjaga kesehatan mata yang disarankan dokter terbaik di Jakarta juga bisa dengan memperhatikan distance atau jarak. Atur jarak ketika Anda menatap gawai atau layar komputer. Perhatikan duration atau durasi yang ideal agar mata tak lelah. Perhatikan pula direction dimana hal ini menjadi faktor penting agar pandangan mata lurus sejajar dengan gawai. Lindungi mata dari berbagai risiko yang ada dengan menerapkan pola hidup sehat dan beberapa hal lainnya yang sangat disarankan oleh dokter terbaik di Jakarta.