Impian untuk memiliki berat badan normal atau ideal memang menjadi harapan terindah setiap orang, terutama wanita. Oleh karena itu, tidak sedikit dari mereka yang mencari tips diet saat puasa sebagai bekal program penurunan berat badan. Hal tersebut mungkin selaras dengan pepatah ‘Sambil Menyelam Minum Air’.

Baca Juga: Jenis Penyakit Saat Puasa, Bolehkah Batal Puasa Karena Sakit?

Selain melaksanakan sebuah kewajiban ataupun ritual keagamaan, menjalani program diet saat puasa juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini hanya akan terjadi, jika metode diet yang dijalani benar dan tepat sasaran alias tidak dilakukan secara sembarangan. 

Tips Diet Saat Puasa yang Aman 

Meski tidak didampingi oleh dokter atau ahli gizi secara langsung, melakukan program diet selama berpuasa terbilang aman. Namun, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, agar tidak terjadi efek samping yang buruk. Berikut beberapa tips diet saat puasa yang aman:

1. Penuhi Asupan Nutrisi

Asupan Nutrisi - Diet saat Puasa

Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan pada pagi hingga sore hari. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi kecukupan nutrisi harian tubuh, agar tetap sehat dan bugar. Di dalam tips diet saat puasa pun hal tersebut tidak boleh sampai terlewatkan. 

Manfaatkan waktu berbuka, sahur, dan malam hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi. Namun, pastikan asupannya tetap terkontrol dengan baik ya, agar jarum timbangan tidak berkhianat dan malah bergerak ke kanan. Lantas, bagaimana caranya?

Pada dasarnya, tips diet saat puasa dan tidak puasa adalah sama, yakni mengurangi asupan kalori sampai 500 kalori setiap hari. Jika dilakukan dengan benar, angka tersebut bisa menurunkan berat badan sekitar 0.5 hingga 1 kilogram setiap minggu. Hasil ini terbilang aman, karena tidak terjadi penurunan secara drastis.

Jika kalori harian yang dibutuhkan sebesar 2000 kalori (hanya contoh), maka cukup turunkan menjadi 1.500 kalori saja. Jumlah tersebut tetap dibagi menjadi 3 sesi, yakni waktu berbuka, setelah Tarawih atau sebelum beranjak tidur, dan makan sahur. Jangan sampai kurang, karena bisa mengganggu kinerja organ tubuh.

2. Jaga Porsi Makan

Jaga Porsi Makan - Diet saat Puasa

Setelah menahan lapar dan haus seharian, tidak sedikit orang yang menjadi kalap saat tiba waktu berbuka puasa. Semua jenis makanan yang dihidangkan langsung disantap sebagai langkah balas dendam. Namun, hindari hal tersebut jika ingin tips diet saat puasa yang diterapkan berhasil.

Begitu juga saat sahur, jangan makan berlebih dengan alasan agar kuat sampai Maghrib. Kuncinya satu, pastikan porsi makan sesuai dengan pembagian jatah kalori di atas. Sebab, saat berpuasa tubuh tidak banyak memproduksi insulin, sehingga asupan gula yang masuk hanya akan diubah menjadi lemak.

3. Menu Makanan

Menu Makanan - Diet saat Puasa

Selain porsi, menu makanan selama berpuasa pun harus ikut diperhatikan dan diperhitungkan secara cermat. Alih-alih menyantap makanan tinggi karbohidrat yang menyebabkan kekenyangan, alangkah lebih baik jika mengutamakan asupan protein serta serat. 

Sebab, kedua nutrisi tersebut memerlukan waktu cukup lama untuk dicerna. Selain memberikan rasa kenyang lebih lama, protein dan serat mampu menekan nafsu makan, sehingga saat berbuka tidak menjadi kalap. Sementara jatah makan sebelum tidur bisa diganti dengan camilan yang bergizi, seperti:

  • Buah-buahan

Kandungan gula yang terdapat pada buah-buahan adalah gula alami yang berfungsi sebagai sumber energi, vitamin, dan mineral. Gula jenis ini masih termasuk aman untuk menerapkan tips diet saat puasa. Oleh karena itu, memasukkan buah-buahan ke dalam daftar camilan sehat sangat dianjurkan.

  • Yogurt

Yogurt termasuk salah satu sumber probiotik alami yang berfungsi untuk melawan bakteri jahat, melancarkan pencernaan, dan lain-lain. Selain itu, ada juga kandungan kalsium, vitamin B6 dan B12, kalium, kalsium, dan masih banyak lagi yang lainnya. Beberapa nutrisi tersebut sangat membantu proses penurunan berat badan.

  • Almond

Almond merupakan camilan sehat yang sangat direkomendasikan bagi pelaku diet. Sebab, di dalam almond terdapat kandungan vitamin E, lemak tak jenuh, omega 3, selenium, magnesium, dan lain-lain. Kandungan seratnya yang cukup tinggi juga bisa memberikan rasa kenyang lebih lama.

4. Asupan Air

Asupan Air - Diet saat Puasa

Tidak sedikit orang yang merasa tertipu dengan rasa haus, sehingga mereka kalap saat berbuka puasa. Jika ingin tips diet saat puasa berhasil, maka hal tersebut harus dihindari agar tidak hanya menjadi cita-cita belaka. Sebab, kecukupan air putih bisa meningkatkan proses metabolisme tubuh hingga 30%, lho

Oleh karena itu, pastikan asupan cairan cukup selama berpuasa. Usahakan untuk tetap mengkonsumsi 8 gelas air putih di malam hari atau gunakan rumus 2-4-2. Artinya, 2 gelas di waktu berbuka, 4 gelas setelah Tarawih dan sebelum tidur, serta 2 gelas lagi sewaktu makan sahur. 

5. Olahraga

Bersepeda - Diet saat Puasa

Tips diet saat puasa tetap memasukkan olahraga sebagai langkah sukses penurunan berat badan. Hasilnya akan jauh lebih efektif daripada diet yang dilakukan saat tidak berpuasa. Namun, timing dan pemilihan jenis olahraganya harus pas, mengingat tubuh tidak memperoleh asupan selama beberapa jam.

Waktu yang paling tepat untuk berolahraga saat puasa adalah menjelang berbuka atau sore hari dengan intensitas ringan hingga sedang. Di waktu tersebut, tubuh masih memiliki sisa-sisa kalori serta tidak terlalu lama untuk kembali mengisi energi. Adapun jenis olahraga yang dianjurkan, yakni:

  • Yoga

Yoga termasuk salah satu jenis olahraga ringan yang menyehatkan jiwa dan raga. Bukankah sangat menyenangkan bisa menikmati hasil optimal, tanpa mengeluarkan banyak energi? Tak hanya itu, yoga juga sangat simpel karena tidak membutuhkan banyak peralatan, cukup karpet atau matras pun jadi.

  • Jogging

Olahraga praktis yang bisa dicoba, yaitu jogging atau berlari santai. Lakukan selama 10 hingga 15 menit sambil berkeliling komplek tentu sangat menyenangkan. Waktu paling tepat untuk melakukannya adalah 1 atau 2 jam menjelang berbuka puasa. Itung-itung sambil ngabuburit di sore hari.

  • Bersepeda 

Selain jogging, bersepeda bisa menjadi alternatif pilihan untuk ngabuburit atau berburu takjil. Ingat, pastikan hidangan pembuka tersebut termasuk ke dalam daftar makanan sehat, ya. Bonus bagi pelaku diet adalah penurunan berat badan, karena banyak kalori yang terbakar.

  • Ball Crunch 

Ada yang belum pernah mendengar jenis olahraga yang satu ini? Yup, ball crunch adalah olahraga peregangan yang memanfaatkan bola gym dan matras. Jenis olahraga yang satu ini termasuk ringan dan memiliki efek cukup besar pada kelenturan otot-otot tubuh. Jika belum pernah melakukannya, carilah tutorial di Youtube.

6. Istirahat Cukup

Istirahat Cukup - Diet saat Puasa

Kekurangan waktu istirahat tidak hanya membuat tubuh kurang bergairah, tetapi juga berdampak buruk bagi sistem metabolisme tubuh. Hal tersebut tentu berbahaya bagi yang sedang menjalani program diet, karena proses pembakaran lemak cadangan menjadi kurang efektif. 

Lebih dari itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan hormon ghrelin yang berhubungan dengan nafsu makan. Hormon ini bisa memicu peningkatan nafsu makan, sehingga menjadi kalap saat berbuka. Oleh karena itu, pastikan untuk beristirahat cukup saat menjalani tips diet saat puasa.

7. Hindari Makanan Tertentu

Sop - Diet saat Puasa

Jika ingin menurunkan berat badan dengan berpuasa, ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari, baik di waktu berbuka ataupun sahur. Sebab, jenis makanan ini hanya akan mengacaukan program diet, karena mengandung zat-zat yang tidak bermanfaat. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Makanan Berminyak

Saat berbuka, gorengan atau makanan berminyak memang tampak sangat menggiurkan, apalagi dipadukan dengan teh manis hangat. Namun, makanan berminyak mengandung lemak jenuh yang menjadi musuh pelaku program diet saat puasa. Sebab, bisa meningkatkan berat badan dan kadar kolesterol jahat.

  • Produk Olahan 

Produk olahan atau yang biasa disebut junk food memang memiliki citarasa nikmat, karena kandungan sodium, lemak, MSG, dan pemanis buatan. Namun, zat-zat tersebut juga menjadi musuh besar bagi pelaku diet. Oleh karena itu, buatlah kudapan sendiri untuk menu berbuka dan sahur.

  • Makanan dan Minuman Manis

Pada dasarnya, makanan dan minuman manis tidak akan menghilangkan haus dan lapar. Justru sebaliknya, bisa memicu hasrat untuk mengkonsumsi lebih banyak lagi karena rasa yang nikmat. Hal ini tentu bisa mengacaukan program diet yang sedang dijalani, sehingga penting untuk dihindari.

Baca Juga: Menu Makanan berbuka Puasa yang Sehat Bagi Tubuh

Demikian 7 tips diet saat puasa yang aman dan bisa dilakukan selama bulan puasa. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, jika sedang menjalani masa pengobatan. Jangan sampai program yang dijalani malah memicu penyakit lain, akibat keteledoran. Semoga bermanfaat dan salam diet sehat.