Biaya perawatan pasien virus corona atau covid-19 – Banyak orang yang sudah melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan tidak memakai masker, berkumpul-kumpul dan juga tidak jaga jarak.

Padahal sudah banyak yang mengetahui bahwa biaya perawatan kesehatan pasien covid-19 itu sangatlah mahal, bagi dikalangan orang yang kurang mampu.

Ada contoh masyarakat yang melanggar protokol kesehatan atau physical distancing, yaitu pada saat car free day lalu. Dengan adanya kegiatan car free day ini sudah menjadi sorotan warganet karena tidak mematuhi protokol kesehatan atau physical distancing, seperti tidak memakai masker dan tidak jaga jarak. Keramaian ini yang dapat menyebabkan meningkatnya kasus tercemar virus covid-19.

Baca Juga: 5 Vitamin dan suplemen untuk menjaga imunitas tubuh

Dengan biaya yang mahal untuk perawatan pasien corona (covid-19), pemerintah menghimbau masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan ini yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Gunanya untuk menjalani hidup baru dimasa pandemic ini, dan agar sehat terus, jangan sampai terkena virus corona ini supaya tidak mengeluarkan biaya perawatan pasien virus corona yang mahal ini.

Inilah Biaya perawatan pasien virus corona atau covid-19 menurut para dokter:

1. Kisaran biaya perawatan pasien virus covid-19

Biaya perawatan pasien virus corona atau covid-19

Sudah diakui oleh para dokter yaitu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diakui oleh dokter Zubairi Djoerban, bahwa biaya perawatan pasien virus covid-19 ini memanglah sangat mahal. Beliau juga menjelaskan, bahwa biaya peralatan alat medis perawatan pasien virus covid-19 ini memang sangatlah mahal.

Untuk mengecek positif atau tidaknya aja sudah mahal. Ini melalui tes polymerase chain reaction (PCR), ini saja biayanya sudah sampai satu juta rupiah. Dan jika positif, pasien tersebut harus menjalani rawat inap di rumah sakit yang membuat biaya perawatannya semakin bertambah.

Bagi orang yang dirawatnya di ruang ICU dengan alat penunjang kesehatan, sangat disayangkan karena biayanya semakin mahal saja. Jika pasien yang telah mengalami kondisi serius, seperti gagal fungsi organ jantung, otak, atau ginjal. Biaya lagi, pastinya dokter akan melayani dan menyelamatkan nyawa pasien tersebut.

2. Biaya pasien virus covid-19 dari kementerian keuangan

Biaya perawatan pasien virus corona atau covid-19

Kementerian keuangan telah mengeluarkan rincian biaya perawatan untuk para pasien virus covid-19. Menteri keuangan juga mengeluarkan surat Nomor S-275/MK 02/2020 Tanggal 6 April 2020. Isi surat tersebut, memiliki aturan serta besaran biaya perawatan pasien virus covid-19. Dan biayanya ini juga sudah termasuk dari rawat di rumah sakit dan juga rawat jalan.

Pasien PDP/ODP/Komplikasi/Konfirmasi tanpa komorbid:

  1. Untuk rawat ICU: Rp 15,5 juta per hari
  2. Untuk ruang isolasi tidak dengan ventilator: Rp 12 juta per hari nya
  3. Untuk ruang isolasi tekanan negatif pakai ventilator: Rp 10,5 juta per hari
  4. Untuk ruang isolasi tekanan negatif tidak dengan ventilator: Rp 7,5 juta per hari
  5. Untuk ruang isolasi tidak tekanan negatif pakai ventilator: Rp 10,5 juta per hari
  6. Untuk ruang isolasi tidak tekanan negatif tidak dengan ventilator: Rp 7,5 juta per hari.

Bagi orang yang memiliki komplikasi atau penyakit lain, seperti penyakit jantung, paru-paru, diabetes dan ginjal sekitar:

  1. Untuk ruang rawat ICU pakai ventilator: Rp 16,5 juta per hari
  2. Untuk ruang rawat ICU tidak dengan ventilator: Rp 12,5 juta per hari
  3. Untuk ruang isolasi tekanan negatif pakai ventilator: Rp 14,5 juta per hari
  4. Untuk ruang isolasi tekanan negatif tidak dengan ventilator: Rp 9,5 juta per hari
  5. Untuk ruang isolasi tidak tekanan negatif pakai ventilator: Rp 14,5 juta per hari
  6. Untuk ruang isolasi tidak tekanan negatif tidak dengan ventilator: Rp 9,5 juta per hari.

Pemikirannya bahwa jika pasien dirawat selama 14 hari, berarti pemerintah telah membantu kamu untuk membiayai rawat inap kamu sebesar Rp 105 juta untuk biaya yang paling rendah. Berbeda dengan pasien yang komplikasi, pemerintah membantu membayar sebesar Rp 231 juta untuk satu pasiennya.

Belum lagi dengan biaya pemulasaran atau pemakaman pasien virus covid-19, dengan total sebesar Rp 3,36 juta per jenazah. Berikut rinciannya:

  1. Pemulasaran Jenazah: Rp 550 ribu
  2. Untuk kantong jenazah: Rp 100 ribu
  3. Peti jenazah: Rp 1,750 juta
  4. Plastik: Rp 260 ribu
  5. Disinfektan: Rp 100 ribu
  6. Transport mobil jenazah: Rp 500 ribu
  7. Disinfektan untuk mobil: Rp 100 ribu

3. Biaya talangan dari pemerintah senilai Rp 25 juta

Biaya perawatan pasien virus corona atau covid-19

Pemerintah telah memberikan biaya talangan untuk perawatan pasien sebesar Rp 25 juta per harinya. Biaya ini biasanya tergantung dari tingkatan keparahan yang dialami pasien tersebut. Biaya rata-ratanya di rumah sakit sekitar Rp 10 juta sampai Rp 25 juta per harinya, semua ini tergantung dengan jenis ruangan perawatannya, bisa di ICU atau juga di ruang isolasi perawatan biasa.

Masyarakat telah dihimbau untuk tidak perlu khawatir pada biaya perawatannya. Karena biaya ini semua sudah ditanggung oleh pemerintah kementerian kesehatan (kemenkes). Jadi pasien yang positif corona tidak perlu khawatir lagi akan biaya yang terbilang sangat mahal ini untuk kalangan orang yang kurang mampu.

Jika Anda mendapatkan WFH, di link metrotabagsel.com ini ada tips bagaimana harus menghadapi WFH sebagai berikut: Tips Saat WFH Agar Tetap