Berhubungan saat hamil muda memang merupakan suatu hal yang lumrah dilakukan pasangan suami istri pada umumnya untuk menjaga keharmonisan antar pasangan tetap terjalin dengan baik. Berhubungan intim di usia muda memang umum dilakukan, hanya saja sebagian ibu muda merasa takut dan enggan melakukan hubungan intim karena takut moodnya berubah-ubah dan gairah seksualnya menurun ataupun badannya terasa lemas. Selama masa kehamilan memang cukup banyak perubahan yang terjadi pada bagian tubuh ibu hamil, khususnya pada leher rahim yang semakin sensitif, maka Anda perlu mengenali beberapa kondisi tersebut. 

Baca Juga: Semua Manfaat Vitamin yang Berguna Bagi Tubuh Kita

Salah satu akibat paling fatal dalam berhubungan saat hamil muda adalah pendarahan melalui vagina akibat kondisi dari leher rahim yang sensitif ini dikarenakan belum dilakukannya foreplay atau pemanasan yang cukup untuk melumasi permukaan organ intim dengan cairan vagina. Namun wajar saja jika berhubungan saat hamil muda, karena melakukan hubungan seksual selama kehamilan termasuk saat trimester pertama aman untuk dilakukan selama kehamilan berjalan dengan normal dan tidak terdapat masalah. Biasanya dokter akan melarang dan menyarankan stop berhubungan saat hamil muda ketika Anda : mengalami kram atau nyeri di perut, mengandung bayi kembar, mempunyai sejarah keguguran sebelumnya, dan pernah mengalami pendarahan pada vagina. Selain itu pada suami sendiri dihindari untuk melakukan hubungan saat istri hamil muda jika suami menderita herpes. 

Perubahan kehidupan seks juga terjadi pada wanita dan pria, saat hamil muda wanita menyadari banyak perubahan pada bentuk fisiknya maupun kadar hormonnya, banyak wanita merasakan melakukan hubungan saat hamil lebih nikmat dari pada sebelumnya meskipun ada juga yang sebaliknya. Tetapi untuk pria ketika pasangannya sedang hamil muda justru akan terlihat seksi dan cenderung melakukan hubungan intim lebih bergairah.

Namun ada beberapa hal dibawah ini yang perlu diperhatikan jika Anda dan pasangan Anda ingin berhubungan saat hamil muda.

1. Berhubungan saat Hamil Muda dengan Posisi yang Aman

Berhubungan saat Hamil Muda dengan Posisi yang Aman - Berhubungan saat hamil muda

Seperti kita ketahui bahwa banyak posisi seks yang ada saat ini, di lansir dari Kompas.com Dr. Andy menegaskan beberapa posisi seks yang aman sesuai dengan usia kehamilan, diantaranya pada Trimester pertama (0-13 minggu) karena usia kehamilan masih terbilang cukup rawan karena dapat terjadinya gangguan perkembangan janin maupun plasenta,namun jika bergairah untuk melakukan berhubungan saat hamil muda makan ibu hamil disarankan untuk memilih posisi seks yang paling aman seperti “misionaris atau man on top”.

Namun perlu diperhatikan bahwa hubungan seks perlu diperhatikan secara hati-hati karena masih rentan terhadap resiko keguguran karena guncangan. Selanjutnya Dr. Andy menjelaskan pada Trimester yang kedua (14-27 minggu) mengalami banyak keluhan pada morning sickness untuk ibu yang sedang hamil biasanya mulai berangsur menghilang sehingga gairah seksnya kembali muncul. Dr. Andy sendiri menyarankan kepada ibu hamil untuk melakukan hubungan saat hamil muda ketika usia kehamilan diatas 16 minggu karena di usia ini sudah lebih kuat dan aman untuk melakukan hubungan. 

Namun juga tergantung dari kualitas embrionya, pada trimester kedua ini beberapa posisi yang bisa Anda dan pasangan coba adalah dengan posisi menyamping (side by side) yang memungkinkan untuk lebih banyak kontak fisik. Selain itu Anda dan pasangan juga bisa mencoba posisi woman on top karena posisi yang nyaman bagi ibu hamil karena dapat menghindari tekanan pada perut. Kedua Posisi tersebut cukup aman untuk dilakukan pada trimester kedua. 

Selanjutnya masuk pada trimester ketiga (28-41 minggu atau waktu untuk melahirkan), pada tahap ini perut ibu hamil jelas akan lebih besar dari sebelumnya, maka posisi sex yang dianjurkan pun adalah yang paling aman dan nyaman untuk dilakukan contohnya seperti woman on top termasuk dalam posisi yang cukup ideal kapan saja saat wanita hamil, kemudian posisi spooning karena nyaman dilakukan dan tidak terjadinya tekanan pada perut ibu hamil dan bergerak lebih leluasa. Dr. andy juga menambahkan bahwa berhubungan badan saat hamil 8 bulan boleh boleh saja, hanya saja perlu dipertimbangkan sperma dari pasangan yang mengandung senyawa prostaglandin yang bisa merangsang terjadinya persalinan, maka pasangan perlu mengantisipasi ini.

2. Ciptakan Suasana yang Nyaman Ketika Berhubungan Saat Hamil Muda

Ciptakan Suasana yang Nyaman - Berhubungan Saat Hamil Muda

Berhubungan saat hamil muda memang cukup kompleks untuk dilakukan, gairah dari pasangan biasanya akan menurun karena berbagai masalah terutama setelah trimester pertama. Maka menciptakan suasana yang nyaman perlu dilakukan terlebih dahulu. Banyak cara untuk membuat suasana menjadi nyaman mulai dengan menciptakan suasana kamar yang mendukung dengan memastikan suhu ruangan agar tetap sejuk, tempat tidur dan bantal yang nyaman, menjauhi bau yang menyengat membuat aroma ruangan harum dengan wewangian sehingga rileks dan membangkitkan energi serta gairah, dan dengan obrolan-obrolan yang santai membicarakan hari-hari yang luar biasa. Memutar musik yang tenang juga boleh dilakukan untuk menenangkan pikiran pasangan.

3. Ketika Berhubungan Saat Hamil Muda Rileks Melakukan Penetrasi

Ketika Rileks Melakukan Penetrasi - Berhubungan saat hamil muda

Berhubungan saat hamil muda memang sangatlah bergairah karena umur masih yang terbilang cukup produktif untuk berhubungan seksual, namun agar hubungan intim semakin nyaman janganlah Anda dan pasangan terburu-buru usahakan agar rileks sebentar. Untuk mendukung semua berjalan dengan lancar Anda bisa menggunakan pelumas vagina agar ibu hamil tidak merasakan sakit ketika penetrasi dilakukan. Untuk pasangan suami istri carilah mod terbaik istri tunggu momen tepatnya. 

Terakhir beberapa keuntungan yang Anda bisa peroleh dengan melakukan hubungan saat hamil muda diantaranya :

  • Mempererat hubungan

Banyak pasangan merasa istrinya menjadi semakin menarik ketika dilihat sedang hamil, begitupun dengan istri. Dengan ketertarikan antar pasangan dapat mempererat hubungan dengan pasangan.

  • Menghilangkan Stress

Dengan berhubungan saat hamil muda dipercaya dapat meningkatkan hormone endorphin khususnya pada perempuan. Ini merupakan hormone yang memicu kebahagiaan yang bisa mengontrol stress dan gangguan emosional. Selama sehat dan tidak lelah, berhubungan seks akan menghilangkan stress pasangan.

  • Meningkatkan sirkulasi darah

Ketika Anda dan pasangan berhubungan seks, tubuh akan memproduksi hormone adrenalin yang meningkatkan denyut jantung. Yang artinya sangat baik untuk kekuatan jantung dan untuk menyuplai oksigen ke seluruh anggota tubuh khususnya ke janin menjadi lebih sehat.

Baca Juga: Tes Kesehatan Mata, Manfaat dan Jenisnya

Berhubungan intim saat hamil muda faktanya aman untuk dilakukan selama ibu hamil tidak mengalami kondisi-kondisi yang sudah dijelaskan diatas tadi. Beberapa dokter menyarankan untuk menghindari berhubungan seksual pada saat empat minggu terakhir sebelum kelahiran ini dimaksudkan untuk mencegah potensi prematur pada bayi yang dikandung. Anda perlu sangat berhati-hati demi keamanan ibu dan bayi, sering seringlah mencari informasi mengenai kehamilan dan berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan cara berhubungan seksual di saat hamil muda yang aman. Anda dapat berhubungan saat hamil muda dengan memperhatikan penjelasan yang sudah kami jabarkan diatas. Sehingga Anda tidak perlu lagi merasa ragu atau ketakutan saat berhubungan pada saat istri atau diri Anda sedang hamil muda.