Telinga merupakan indera yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia, tanpa adanya telinga akan susah bagi manusia untuk mendengar seseorang ketika berbicara. Karena merupakan organ vital yang berfungsi sebagai pendengaran akan suara atau bunyi telinga juga berperan untuk menjaga keseimbangan tubuh, bila telinga terganggu maka secara tidak langsung aktivitas anda pun juga akan terhambat. Perlunya mengetahui struktur dan anatomi bagian telinga dan fungsinya sebagai pengetahuan umum serta untuk menghindari hal-hal yang rawan terjadi pada telinga sehingga datangnya penyakit bisa dihindarkan. 

Baca Juga: Cari Tahu Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Berhubungan saat Hamil Muda

Dilansir dari Stanford Childers Telinga manusia sendiri dapat menerima suara atau bunyi karena memiliki reseptor khusus yang dapat menerima frekuensi antara 20 Hz hingga 20000 Hz. Jika melebihi dari itu maka pendengaran bisa terganggu. Secara garis besar telinga manusia dapat dibagi menjadi 3 kelompok dasar, yakni : Telinga Luar (outer ear), telinga tengah (middle ear), dan telinga dalam (inner ear). Sebaiknya anda memahami betul ketiga bagian telinga dan fungsinya ini karena akan menjadi dasar pengetahuan indera vital sehingga dapat mencegah penyakit penyakit lain bermunculan.

Langsung saja, berikut adalah bagian telinga dan fungsinya:

1. Telinga Luar (Outer ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya

Telinga Luar (Outer ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya - bagian telinga

Telinga luar atau outer ear, bagian telinga ini terbentuk dari auricular yakni daun telinga, lubang telinga dan saluran telinga luar. Bagian telinga dan fungsinya pada telinga luar (outer ear) berfungsi memusatkan gelombang untuk suara yang diterima dari luar lalu disalurkan untuk masuk kedalam liang telinga. Liang telinga atau ear canal akan meneruskan gelombang suara lagi sampai menuju gendang telinga. Untuk menangkap suara dan mengalokasikan suara tersebut terdapat bagian telinga luar yang disebut dengan auricular yang terbentuk dari tulang rawan elastis melekat pada kulit miring, auricula membentuk sebuah cekungan yang disebut concha dan pinggiran concha disebut dengan heliks. 

Namun Bagian terpenting dari semua itu adalah liang telinga merupakan saluran hasil penyusunan tulang rawan dan tulang temporal yang dilapisi kulit tipis. Di Dalam saluran ini terdapat banyak kelenjar yang memproduksi zat seperti zat lilin atau serumen atau yang kita kenal dengan kotoran telinga, saluran yang memproduksi serumen hanya sebagian yakni yang memiliki rambut saja. Ukuran dari liang telinga umumnya adalah sekitar 4 cm dari tragus ke membrane timpani atau yang disebut “gendang telinga” yang membentuk seperti huruf S.

Fungsi lengkungan pada gendang telinga bertujuan untuk mencegah benda asing masuk ke membrane timpani. Juga terdapat saraf penting di bagian luar telinga diantaranya seperti saraf auricula, saraf oksipital, saraf auriculotemporal, dan cabang auricular saraf vagus atau saraf Arnold. Gangguan yang sering menyerang telinga luar adalah otitis eksterna atau swimmer’s ear, gangguan seperti ini biasa terjadi ketika telinga kita sering kemasukan air. 

Ketika telinga kemasukan air dalam frekuensi tinggi akan menyebabkan basah dan lembab, kondisi seperti ini memudahkan bakteri dan jamur untuk masuk dan lebih mudah berkembang biak dalam liang telinga kita. Otitis eksterna juga bisa disebabkan oleh hal lain seperti membersihkan telinga terlalu keras sehingga member cedera parah. Gejala yang biasanya dialami pasien ketika mengalami otitis eksterna adalah sakit ketika telinga disentuh, telinga kelihatan kemerahan, pendengaran terganggu, dan gatal pada telinga.

2. Telinga Tengah (Middle ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya

Telinga Tengah (Middle ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya - bagian telinga

Telinga tengah atau middle ear yang berada di bagian tengah struktur telinga memiliki bagian dan fungsinya masing masing. Fungsi utama dari telinga tengah adalah menghantarkan suara yang sudah dikumpulkan auricular ke telinga bagian dalam. Dari bentuknya sendiri bagian telinga ini memanjang dari rongga ke membrane timpani, lalu jendela oval yang terdiri dari tulang malleus, stapes, dan inkus serta banyak dinding. Pada telingan tengah atau middle ear secara garis besar terdiri dari dua bagian yakni tulang-tulang pendengaran (maleus atau martil, incus atau landasan) dan stapes atau sanggurdi seperti persendian karena terhubung satu dengan yang lain. 

Tulang-tulang pendengaran ini dapat bergerak meneruskan getaran dari membrane timpani, dan juga ada tuba eustachius yakni sebuah saluran untuk menghubungkan bagian pada telinga tengah ke tenggorokan (faring) dimana nantinya akan berfungsi sebagai pengatur keseimbangan tekanan udara di outer ear dan middle ear. Lalu apa itu membrane timpani? Jadi membrane timpani adalah sebuah membrane tipis dan transparan yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Tulang malleus pada membrane timpani sangat melekat kuat dengan bentuk cekungan yang disebut umbo. Dan struktur yang lebih tinggi dari umbi disebut dengan flaccida pars dan sisa lainnya disebut dengan pars tensa. 

Beberapa saraf penting pada membrane timpani diantaranya saraf auriculotemporal, Arnold, dan cabang saraf timpanik. Gangguan yang biasanya terjadi pada telinga bagian luar adalah “Otitis media” ini dikarenakan infeksi virus dan bakteri. Otitis media banyak dialami oleh anak-anak, gejala yang terjadi adalah sakit telinga, gangguan pendengaran, demam, dan cairan telinga keluar berwarna kekuningan. Cara mengatasinya adalah dengan memperhatikan kebersihan telinga anda.

3. Telinga Dalam (Inner ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya

Telinga Dalam (Inner ear), Susunan Bagian Telinga dan Fungsinya - bagian telinga

Terakhir, adalah telinga dalam atau inner ear, juga terdiri dari banyak bagian telinga dan fungsinya masing masing. Telinga bagian dalam juga sering disebut dengan rongga labirin yang mana berfungsi untuk membantu keseimbangan serta menyalurkan suara ke sistem saraf pusat telinga. Rongga labirin ini terbentuk dari labirin osseus yakni merupakan labirin membran dan tulang temporal. Beberapa komponen dari labirin antara lain adalah :

  • Vestibular, bagian ini menghubungkan antara semisirkular dan koklea. Terdiri dari utrikula dan sakula.
  • Koklea, bagian ini adalah organ penting pada bagian telinga dalam bentuknya seperti cangkang siput membentuk kerucut di ujungnya. Dari panjang koklea sendiri salurannya dibagi atas tiga terowongan oleh membrane basilar dan vestibular.
  • Semisirkular, bagian ini merupakan saluran setengah lingkaran yang terdiri dari tiga saluran yakni kanalis semisirkularis vertikal atas, semisirkularis horizontal dan kanalis semisirkularis vertikal belakang. Mempunyai fungsi untuk mengetahui kesadaran posisi kepala ketika terjadi gerakan tiba tiba. Salah satu gangguan yang terjadi pada bagian telinga dalam adalah otitis interna yang merupakan infeksi di bagian telinga dalam, jika terjadi infeksi dalam maka fungsi dari pendengaran dan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dapat terganggu. Gejala-gejala yang timbul dari infeksi jenis diantaranya pusing, vertigo, mual, muntah, telinga sering berdenging, dan kehilangan pendengaran. Cara yang ampuh untuk mencegah sama seperti pada telingah bagian tengah yakni dengan sering menjaga kebersihan telinga agar terhindar dari virus dan bakteri yang bisa masuk kedalam telinga kita.

Baca Juga: Semua Manfaat Vitamin yang Berguna Bagi Tubuh Kita

Anda perlu memahami bahwa telinga adalah alat vital yang cukup sensitif maka menjaga kebersihan telinga dan menjauhi hal hal yang dapat membuat telinga terganggu perlu dilakukan sejak sekarang.