Para penderita maag bulan puasa yang dinanti-nanti akhirnya telah tiba. Sebagai seorang muslim, tentu akan sangat bahagia dalam menyambut bulan mulia ini. Cara menyambut bulan suci Ramadhan juga bermacam-macam. 

Baca Juga: 10 Manfaat Puasa bagi Ibu Hamil Tua

Ada yang menyambutnya dengan keluarga, saudara, tetangga, bahkan di masa pandemi seperti sekarang ini banyak yang menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan positif secara daring. Seperti contohnya mengikuti kajian daring, dan lain sebagainya. 

Di samping itu, ada juga yang khawatir ketika bulan puasa tiba. Yakni seseorang yang mempunyai riwayat penyakit maag sebab dirinya dianjurkan untuk mengonsumsi makanan secara teratur. 

Namun, jangan khawatir, sebab pada kesempatan kali ini kita akan membahas berkaitan dengan cara berpuasa untuk penderita maag sehingga para penderita penyakit tersebut bisa dengan tenang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Tetapi sebelum itu, yuk kita bahas terlebih dahulu berkaitan dengan apa itu penyakit maag.

Apa itu Penyakit Maag?

Penyakit Maag - Para Penderita Maag

Mungkin banyak orang sudah tidak asing lagi dengan kata maag. Namun, bagi yang belum terlalu mengenalnya, maag merupakan penyakit pada lambung yang terjadi akibat adanya peradangan pada mukosa lambung atau dinding bagian dalam lambung. Sedangkan untuk gejala dari penyakit maag itu sendiri sangat beragam. Mulai dari mual, muntah, begah, kembung, kram pada bagian perut atas, nyeri di ulu hati, dan nyeri pada bagian perut kiri atas. 

Peradangan pada mukosa lambung ini umumnya terjadi akibat kebiasaan makan yang tidak teratur atau sering telat makan. Kondisi ini juga terjadi ketika asam lambung mulai terproduksi namun tidak ada makanan untuk dikonsumsi. Terlebih ketika seseorang justru mengonsumsi makanan pedas, makanan yang terlalu asam, merokok, dan juga berada dalam keadaan stres, biasanya nyeri lambung memiliki peluang lebih besar untuk menyerang orang tersebut. Itulah sebabnya para penderita penyakit maag dianjurkan makan dengan pola teratur. 

Nah, seperti yang kita semua ketahui bahwa di bulan puasa seseorang hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan di saat masuk waktu berbuka hingga waktu sahur tiba. Sehingga kebiasaan untuk makan teratur yakni tiga kali sehari menjadi sulit dilakukan dan bahkan berisiko mengundang nyeri maag kembali kambuh. Sedangkan makan teratur merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh para penderita maag. Tetapi, jangan salah, ternyata terdapat beberapa tips dan cara berpuasa untuk penderita maag yang aman dan bisa diterapkan ketika Ramadhan tiba lho. Jadi, buat yang bertanya-tanya apakah puasa aman bagi para penderita maag, berikut pembahasannya.

Apakah Puasa Aman Bagi Penderita Maag?

Sebagai salah seorang penderita maag, menjaga kondisi supaya tetap sehat menjadi suatu kewajiban tersendiri yang tidak boleh ditinggalkan. Termasuk ketika memasuki bulan suci Ramadhan. Meskipun saat puasa tidak memungkinkan seseorang untuk makan tiga kali sehari di waktu pagi, siang, dan malam hari sebagai sebagaimana yang dianjurkan terutama bagi para penderita maag, ternyata ibadah puasa juga masih bisa dilakukan oleh para penderita penyakit maag tersebut. Kok bisa?

Jadi, ketika bulan puasa tiba, para penderita penyakit tersebut perlu mengetahui tips dan cara berpuasa untuk penderita maag. Dengan cara tersebut, maka ibadah puasa yang ia jalani tetap aman dan tentunya tidak akan mengganggu kondisi kesehatan yang selama ini dijaga-jaga. Lantas, bagaimana caranya? Nah, di bawah ini akan dijelaskan 8 tips dan cara berpuasa yang tepat bagi para penderita penyakit maag.

8 Tips dan Cara Berpuasa untuk Para Penderita Maag

Berikut merupakan tips dan cara berpuasa untuk penderita maag yang perlu diketahui.

1. Makan makanan jenis karbohidrat kompleks

makanan jenis karbohidrat kompleks - Para Penderita Maag

Dengan mengonsumsi makanan jenis karbohidrat kompleks, maka dapat membuat seseorang bisa kenyang lebih lama. Hal ini membuat makan makanan jenis karbohidrat kompleks sangat cocok dikonsumsi saat puasa khususnya bagi para penderita penyakit maag. Nah, rasa kenyang yang ditimbulkan dari mengonsumsi makanan jenis ini disebabkan dari naiknya gula darah secara perlahan serta bertahan lebih lama yang membuat siapa pun tidak cepat merasa lapar meskipun dalam kondisi berpuasa.

2. Hindari makan terlalu banyak saat sahur

Hindari Makan Banyak - Para Penderita Maag

Cara berpuasa untuk para penderita maag selanjutnya yang aman bagi kesehatan adalah dengan menjalankan tips penting saat sahur. Yakni tidak makan terlalu banyak. Meskipun makan di waktu sahur masuk kategori kewajiban bagi para penderita maag, namun jangan lupa untuk makan sahur secukupnya.

 Sebab ketika terlalu banyak dapat meningkatkan risiko terjadinya refluks atau lebih dikenal dengan naiknya asam lambung seseorang menuju kerongkongan. Jangan lupa pula untuk memilih makanan yang mengandung banyak serat dan jangan langsung tidur setelah makan sahur supaya dapat meningkatkan sekresi asam lambung dan membuat seseorang tidak mudah lapar.

3. Menjaga porsi makan saat sahur

Menjaga Porsi Makan - Para Penderita Maag

Selain menjaga porsi makan saat sahur, para penderita maag juga perlu memperhatikan porsi makan saat berbuka. Dianjurkan untuk minum teh manis atau air putih hangat terlebih dahulu supaya mempercepat proses penormalan kadar gula di dalam tubuh. Makan makanan dengan porsi cukup atau tidak terlalu banyak saat buka puasa juga menjadi salah satu alternatif untuk menghindari refluks bagi para penderita maag.

4. Hindari kondisi stres

Hindari Stress - Para Penderita Maag

Saat berpuasa, sebisa mungkin jangan mendekati hal-hal pemicu stres terutama bagi para penderita maag. Sadar atau tidak sadar, ternyata stres juga masuk sebagai salah satu pemicu datangnya maag pada tubuh seseorang. Ketika seseorang berada dalam kondisi stres, dirinya akan memproduksi hormone bernama kortisol. 

Hormon kortisol sendiri dapat memicu naiknya gula darah, menurunkan antibodi, meningkatkan asam lemak di dalam darah, dan memperlambat kerja lambung serta dapat meningkatkan produksi asam lambung. Yap, semua hal tersebut merupakan faktor-faktor pemicu maag yang harus dihindari. Oleh sebab itu, jangan sampai berlarut-larut dalam kondisi stres demi menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa.

5. Mengonsumsi obat maag

Mengkonsumsi Obat Maag - Para Penderita Maag

Nah, cara berpuasa untuk para penderita maag di poin lima ini adalah dengan menjalankan tips mengkonsumsi obat maag yang dijual secara bebas maupun yang dibeli berdasarkan resep dari dokter. Alangkah baiknya, ketika hendak mengkonsumsi obat maag untuk supaya kuat saat menjalankan ibadah puasa, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli. 

Sedangkan mengkonsumsi obat maag sendiri biasanya dilakukan oleh orang-orang penderita maag yang tidak bisa mengatasi sakit maag hanya dengan menjaga pola makan saja. Jadi, ketika maag masih bisa diatasi dengan menjaga pola makan yang baik dan benar saat berpuasa, maka tidak perlu mengonsumsi obat maag juga tidak menjadi suatu masalah.

6. Menghindari merokok

Hindari Merokok - Para Penderita Maag

Sebagaimana yang kita semua tahu bahwa salah satu penyebab sakit maag adalah kebiasaan merokok. Oleh sebab itu, sebagai penderita maag juga sangat dianjurkan untuk tidak merokok terlebih dahulu.

 Apa lagi ketika bulan puasa tiba dan mengharuskan dirinya menjalankan ibadah puasa. Hal ini perlu dilakukan sebab mengisap tembakau yang umumnya ada pada semua rokok memiliki hubungan sangat erat dengan kambuhnya maag. Bahkan menghisap tembakau dapat memicu datangnya masalah tukak lambung.

7. Menghindari jenis makanan tertentu

Cabai - Para Penderita Maag

Jika ingin ibadah puasa tetap lancar dan aman meskipun dalam keadaan menderita sakit maag, maka terdapat cara berpuasa untuk para penderita maag yang cukup ampuh yakni dengan menghindari beberapa makanan tertentu. 

Makanan-makanan yang dihindari tentu merupakan makanan yang dapat memicu kambuhnya sakit maag secara tiba-tiba. Jenis makanan tersebut seperti sawi, brokoli, kol, tomat, dan juga makanan-makanan yang terlalu pedas.

8. Menghindari jenis minuman tertentu

Minuman Bersoda - Para Penderita Maag

Selain berhati-hati pada jenis makanan, para penderita sakit maag juga harus berhati-hati dengan jenis minuman yang dikonsumsi saat bulan puasa. Jenis minuman yang harus dihindari oleh para penderita sakit maag seperti minuman yang terlalu asam. 

Contohnya adalah minuman lemon, jeruk, minuman bergas seperti minuman bersoda, dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi. Saat berada dalam kondisi maag, sebaiknya menghindari minum minuman yang sudah disebutkan sebab dapat memicu kambuhnya maag secara tiba-tiba sehingga akan mengganggu kesehatan para penderita maag terutama saat berpuasa.

Baca Juga: Bolehkah Mencicipi Makanan Saat Puasa? 8 Pemahaman yang Perlu Diketahui

Nah, itulah beberapa informasi seputar penyakit maag dan bagaimana cara menyikapinya saat berpuasa yang terdapat dalam 8 tips dan cara berpuasa untuk penderita maag. Dengan memperhatikan dan menjalankan secara saksama, maka sakit maag tidak menjadi halangan untuk tetap menjalankan ibadah puasa. Semoga bermanfaat.