Diabetes merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan karena meningkatnya kadar glukosa (gula darah) dalam tubuh, gula darah sendiri merupakan sumber energi yang cukup penting bagi sel-sel dan jaringan darah. Beberapa tanda-tanda diabetes Anda perlu waspadai sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Penyebab diabetes sendiri disebabkan karena kadar insulin didalam tubuh kita sangat kurang jumlahnya atau dapat dikatakan resistensi tubuh terhadap insulin.

Glukosa untuk masuk kedalam sel membutuhkan insulin, setelah masuk barulah glukosa di metabolisme, namun jika kadar insulin dalam tubuh berkurang maka kadar glukosa akan semakin tinggi dalam darah dan tidak dapat masuk dalam sel yang artinya tidak dapat bermetabolisme sehingga kadar glukosa tetap dalam darah dan membuat sel tadi kelaparan yang mengakibatkan badan kurus dan lemas. 

Baca Juga: Inilah 11 Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Setelah mengetahui kadar glukosa yang tinggi, selanjutnya mengapa kadar insulin dalam tubuh bisa rendah? Dilansir dari Kementrian kesehatan republik Indonesia ada 2 faktor umum yang menyebabkan kadar insulin dalam tubuh menjadi berkurang atau rendah, diantaranya yang pertama karena faktor genetik, faktor genetik menyebabkan tubuh manusia tidak cukup mampu untuk memproduksi hormone insulin atau bahkan tidak memproduksinya sedikit pun bisa jadi kerusakan pada sel seperti infeksi dan faktor usia.

Faktor yang kedua adalah tubuh memproduksi insulin tetapi tidak bekerja dengan baik bisa jadi karena tubuh kebal akan insulin (resistensi insulin) contohnya pada orang gemuk. Maka hal penting yang perlu diperhatikan untuk penderita diabetes bahwasanya menjaga pola makan dan budaya sehat memang perlu untuk dilakukan dengan mengurangi mengkonsumsi makanan yang manis-manis yang bisa membuat glukosa darah naik. 

Secara garis besar diabetes dibagi atas beberapa tipe, yakni :

  • Diabetes Tipe 1, pada tipe ini sistem daya tahan tubuh masih normal menyerang dan menghancurkan sel beta di pankreas yang memproduksi insulin.
  • Diabetes Tipe 2, pada tipe ini sel beta pankreas tidak lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau sel-sel pada tubuh tidak merespon dari insulin yang diproduksi
  • Diabetes Tipe Gestasional, pada tipe ini diabetes terjadi ketika kehamilan
  • Diabetes Tipe lain, pada tipe ini diabetes muncul karena kelainan hormonal, infeksi atau genetik.

Untuk mencegahnya, berikut kami akan berikan tanda-tanda diabetes yang perlu Anda waspadai dari sekarang.

Penurunan Berat Badan drastis dan Sering Kelaparan Jadi Tanda-tanda Diabetes

Mengukur Berat Badan - Tanda Diabetes

Beberapa orang mungkin yang terindikasi sebagai pasien diabetes akan memiliki tanda-tanda diabetes seperti merasakan berat badannya berkurang drastis. Mengapa demikian? Ini dikarenakan hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel dalam tubuh yang mana digunakan sebagai energi untuk memecah protein dari otot yang kemudian dapat digunakan sebagai sumber alternatif bahan bakar, maka dari itu orang yang terindikasi diabetes tidak selalu yang berbadan gemuk, yang berbadan kurus pun juga dapat terindikasi. Kemudian tanda tanda diabetes yang bisa terjadi adalah sering merasa lapar, ketika kadar gula darah mulai menurun drastis tubuh kita mengira bahwa belum diberikan makanan sehingga tubuh menginginkan glukosa yang dibutuhkan sel. Yang akhirnya sel tidak mendapatkan cukup glukosa.

Sering Buang Air Kecil dan Rasa Haus Berlebihan Jadi Tanda-tanda Diabetes

Buang Air Kecil - Tanda Diabetes

Tanda-tanda diabetes selanjutnya adalah sering buang air kecil, umumnya buang air kecil bagi sebagian orang memang tidaklah masalah. Tetapi buang air kecil dalam frekuensi yang banyak bisa jadi adalah tanda-tanda diabetes Anda. Frekuensi buang air kecil ini meningkat dikarenakan sel-sel tubuh enggan untuk menyerap glukosa, sehingga ginjal mengeluarkan glukosa dalam jumlah banyak. Akibatnya orang akan menjadi lebih sering kencing dari intensitas orang normal pada umumnya yang mengeluarkan lebih dari 5 liter dalam sehari bahkan sampai dengan malam hari, di tengah malam terbangun untuk buang air kecil karena ginjal berusaha untuk menyingkirkan banyak glukosa dalam darah dan penyerapan gula kembali atau reabsorpsi.

Kemudian adalah rasa haus berlebihan, ketika banyak cairan yang keluar dari dalam tubuh karena intensitas buang air kecil yang meningkat, akhirnya penderita diabetes merasa haus dan membutuhkan banyak air. Dilansir dari health.com Rasa buang air kecil dan rasa haus berlebihan merupakan cara tubuh untuk mencoba mengelola gula darah Anda. Oleh karena itu Anda harus bisa merasakan dan memahami apakah Anda buah air kecil normal ataukah dipengaruhi oleh gula darah.

Kesemutan dan Penyembuhan Luka Menjadi Lambat Jadi Tanda-tanda Diabetes

Kesemutan - Tanda Diabetes

Kesemutan serta mati rasa di bagian tangan atau kaki merupakan tanda-tanda diabetes selanjutnya, rasa sakit seperti terbakar atau bengkak adalah tanda bahwa saraf saraf pada bagian sensitif sudah dirusak oleh penyakit diabetes, bahkan saraf saraf yang lain pun dapat dirusak seperti penglihatan kabur dan yang paling fatal bisa menjadi permanen. Diabetes merupakan racun mematikan yang mana gula darah tinggi yang merusaknya. Kemudian ketika terjadi infeksi,luka, dan memar dan tak kunjung sembuh sembuh merupakan dampak dari adanya indikasi diabetes ini karena pembuluh darah yang normal rusak akibat glukosa dalam jumlah berlebih yang mengelilingi pembuluh darah dan arteri di sekitar luka. Adanya diabetes membuat sel EPC menjadi kurang efisien sehingga menghambat untuk mempercepat penyembuhan luka.

Seperti itulah tiga poin utama adanya tanda-tanda diabetes yang perlu Anda ketahui. Pencegahan pastinya akan sangat berguna daripada mengobati. Dilansir dari emc.id oleh Dr. Apriliana Adhyaksari menjelaskan beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk pencegahan diabetes sejak dini diantaranya adalah yang pertama “edukasi”, mengapa edukasi? Karena dengan mengetahui informasi informasi kesehatan mengenai diabetes dan perubahan gaya hidup, orang termotivasi untuk menjalani hidup sehat, informasi bisa didapatkan di Internet, mengetahui tanda atau gejala serta mengecek gula darah secara rutin. Yang kedua adalah “Mengatur pola makan” pola makan sangat krusial untuk penderita diabetes, pentingnya pola makan mulai dari jadwalnya, jenis makanannya, dan seberapa banyak porsinya.

Menjaga proporsi protein dan karbohidrat serta mengurangi makanan dan minuman yang tinggi gula, garam, dan lemak. Terakhir adalah “Olahraga dan hindari stress”, berolahraga secara teratur paling tidak 2-3 kali seminggu dengan durasi kurang lebih 30 menitan sudah cukup untuk Anda, dengan berolahraga teratur dapat membakar banyak kalori dan mengontrol glukosa darah Anda. Olahraga seperti jogging, bersepeda, dan berenang cukup bagus untuk dilakukan.

Dan kurangi stress, mempunyai banyak pikiran tentunya tidak mengenakan, ambilah tidur dan istirahat yang cukup dan berkualitas. Terus pantau gula darah Anda dengan alat pengukur yang mudah dipakai, pengukuran gula darah yang direkomendasikan adalah sebelum makan dan menjelang tidur atau ketika mengalami gejala-gejala tertentu.

Baca Juga: Beragam Jenis Makanan Untuk Penderita Kolesterol

Jika sudah terindikasi adanya diabetes, minum obat secara teratur dan jangan mengubah dosis obat atau insulin yang sudah disarankan dari dokter. Selalu berkonsultasi dengan dokter terkait ketika merasakan gejala diabetes seperti yang sudah dijelaskan diatas jika kondisi semakin parah.